14.9.14

Produksi Lele di Kolam Tangki Probiotik Hasil Konversi Pemusnahan Sampah TPS 3R

Keberadaan Gasifier Sampah TPST GS 50 di TPST atau Depo Sampah pada kapasitas olah 7,5 m3 setara berat 2,85 ton sampah/ hari, memadai guna cara konversi memusnahkan sampah di TPS. Dari gerobak atau motor roda tiga, sampah dibongkar (unloading) kemudian dilakukan pengambilan jenis organik (degradable atau mudah membusuk) dan plastik. Jenis organik dicacah 1 unit Mesin Pencacah Organik MPO 100 Z  selanjutnya diumpan ke Instalasi Kompos dan 1 unit digester biogas BD 3.000 L. Pemilahan di suatu TPS 3 R dapat dilakukan dengan mesin pemilah pengayak MPP 3000 maupun menggunakan mekanisme Bank Sampah.

Sementara, jenis plastik dicacah dan tercuci pada 1 unit Mesin Pencacah Plastik MPLP 200 diumpan kedalam Reaktor Pirolisis yang terdapat di atas ruang reaktor Gasifier GS 50. Jenis sampah lain (unrecyle) sisa pemilahan plastik dan organik dimasukan ke reaktor gasifier GS 50 untuk proses pembangkitan gas dan panas (gasifikasi).
Paket teknologi Gasifier Sampah TPS 3R Terpadu GS 50 berkemampuan meningkatkan kegunaan dari sampah atau biomassa bernilai rendah menghasilkan padatan (seperti arang atau kerak slag), cairan (minyak bakar hasil kondensasi proses pirolisis plastik), biogas (yang dihasilkan digester), kompos (keluaran Hand Rotary Kiln) serta, gas permanen syngas (H2, CO) hasil proses gasifikasi. Perolehan bahan bakar (minyak bakar, biogas CH4 maupun syngas) diaplikasikan dalam membangkitkan energi panas thermal ( reaktor gasifikasi dan pirolisis) menjadikan TPS 3R Terpadu tidak memerlukan bahan bakar maupun listrik PLN atau mandiri energi. Keluaran lumpur dan kompos dari diseter biogas dijadikan media tumbuh serta materi probiotik bagi berkembangnya lele.
Mengembangkan budidaya lele dalam lumpur Reaktor Konversi Musnah (RKM) sampah telah terbukti dapat memberi pendapatan ekonomi, memenuhi kelayakan teknis serta lingkungan. Integrasi budidaya lele dalam pemanfaatan lumpur (slurry) yang dihasilkan reaktor pemusnahan sampah BiophoskkoGas di TPS 3R telah membuktikan pembangkitan Biogas, Bio Elektrik dan Pupuk  saling mendukung (simbiosis mutualisma) dengan budidaya lele yang memanfaatkan kemelimpahan plankton, cacing, magot dan jasad renik dari keberadaan lumpur di TPS 3R tersebut.
 
Fasilitas pengolahan limbah organik di TPS 3R, berupa kolam tembok semen ( sepanjang 80 m kedalaman 1 m) kemudian diatasnya diletakan rangkaian (saling terhubung) 40 tangki @1000 L/ unit bagi budidaya ikan sebagaimana terpasang di Bank Sampah Posko Hijau - Green Phoskko Organic Product Jl Desa Karikil di Banjaran Bandung, terbukti sangat handal dalam memberi keuntungan dan kemanfaatan dari pengoperasian reaktor konversi musnah (RKM) sampah.

Secara ekonomi, kolam lumpur mampu memberi media probiotik bagi 120 m3 budidaya lele. Dari kapasitas terkecil metoda BiophoskkoGas ( Biogas- Pirolisis- Komposter- Gasifier) mengolah 1,85 ton sampah/ hari memberi 120 m3 kolam, akan didapat 24 ton lele per 1 siklus 3 bulan. Sungguh suatu penerimaan besar jika mengingat harga lele di pasaran saat ini di kisaran Rp 20.000/ kg, atau per siklus diperoleh Rp 48.000.000/3 bulan.


Rangkaian bejana berhubungan 40 tangki kolam lele @ 1000 liter yang tertutup, menjamin terhindarnya curahan air hujan ( PH asam tidak baik bagi perkembangan lele) memasuki kolam maupun kehilangan akibat lompatnya lele keluar tangki kolam. Disamping instalasi telah memberi estetika, pemberian pakan dapat dilakukan terjadwal dengan pompa lumpur (submersible pumps) serta penambahan dan penggantian air bisa dilakukan dengan cepat. 
Pemantauan BOD, COD, oksigen terlarut, kandungan oksigen terlarut (dissolved oxygen), amoniak, nitrit, nitrat Amoniak <0 aco3="" kh="" nitrit="" ppm=""> 20PPM, pospat, karbondioksida, alkalinitas, H2S dan logam berat. Memanfaatkan lumpur (slurry) dari konversi musnah sampah menjadi energi, diantaranya dengan dekomposisi lumpur menyediakan lingkungan probiotik. 

Tiga hari sebelum bibit ikan masuk kolam, air kolam harus diguyur probiotik Green Phoskko1 atau GP1 lebih dahulu agar kondisi air cepat matang dan tumbuh banyak plankton. Dengan peranan aktivator GP-1 dalam rangkaian bejana (tanki) berhubungan dalam suatu rangkaian akan diperoleh dan harus senantiasa dipelihara :  

  • kondisi optimalnya pertumbuhan larva di kisaran suhu antara 26-30*C dan untuk pemijahan 24-28*C. 
  • perairan kolam dan tangki slurry biogas pada kedalaman tersebut cukup sekalipun kondisi airnya jelek, keruh, kotor dan miskin zat O2 (oksigen) 
  • memberi air terlihat gelap bening kecoklatan atau kehitaman dan kotoran mengendap di dasar kolam, 
  • terdapat banyak mikroorganisme hidup seperti jentik-jentik, kutu air (daphia), cacing darah, dan plankton  sebagai makanan alami ikan lele.

    Selain kelayakan ekonomi dan teknis, manfaat lebih besar lagi dari integrasi budidaya lele dalam rangkaian reaktor pemusnah sampah adalah mengalihkan rantai makanan, dari sebelumnya jenis sampah (organik hewani dan sisa makanan) telah mengembangbiakan tikus ( pemakan sampah jenis organik hewani), kini dialihkan kepada lele (menjadi sumber protein bagi manusia).

    Upaya pengelolaan lingkungan melalui pemusnahan sampah di TPS 3R agar dapat memenuhi kebutuhan dan mendukung kegiatan budidaya lele dapat dilakukan dengan cara diantaranya melakukan kegiatan pemantauan kualitas air atau pengelolaan kualitas air dan kesehatan ikan secara bersama-sama (*). 

Merobah masalah sampah jadi berkah

Sampah sebagai material sisa aktivitas manusia seringkali menjadi penyebab timbulnya masalah manakala tidak mendapat pengelolaan secara pantas. Timbulnya bencana longsor dan ledakan metan di TPA, masalah kurangnya anggaran (APBN/D) dan dana investasi bagi pengangkutan dari sumber penghasil sampah ke Tempat Pembuangan (TPA) serta berkembangnya penyakit karena rendahnya sanitasi lingkungan adalah beberapa masalah dari sekian banyak kerugian akibat salah kelola sampah.

Web ini mendiskusikan, mengupas rencana aksi tindak ( action plan), dan berbagi pengalaman mengelola sampah secara bijaksana serta semoga menjadi ajang bagi diskusi pilihan teknologi pengelolaan sampah disesuaikan dengan tingkat budaya dan kemampuan ekonomi masyarakat.

Digester Biogas BD 7000L

Digester Biogas BD 7000L
Sampah dan berbagai bahan organik (limbah peternakan, sampah makanan, sisa masakan, tinja/ feces, limbah kebun dan industri pangan) dapat terus menerus ditambahkan ke lobang pemasukan (intake chamber), dan akan diurai oleh bakteri metanogen (anaerobic activator Green Phoskko (GP-7). Proses awal, 7 m3, hanya 7 hari telah mulai mengeluarkan gas methana (CH4) dan tersimpan di bagian atas tabung atau reaktor biogas (gas holder). Kapasitas input material 7 m3 ditambah gas holder fiberglass 3,2 m3, memiliki dimensi PLT (diameter 200 cm, tinggi 390 cm), akan bertahan hingga diatas 10 tahun bahkan hingga 20 tahun. Diproduksi secara terurai (complete knock down) untuk memudahkan pengiriman, pemindahan dan perbaikan. Harga sudah lengkap dengan instalasi pipa, valve biogas, selang gas, kompor standar pabrikan yang sudah dirubah, dan peralatan penunjang bagi pemanfaatan gas methane sebagai bahan bakar ramah lingkungan dijadikan bahan bakar kompor di rumah, industri kecil, dan kebutuhan penggerak (engine) generator set modifikasi (Biogas Genset/ BG maupun Bio elektrik).

Pemurnian Metana ( Methane Purifier) Stainless MP 12135

Pemurnian Metana ( Methane Purifier) Stainless MP 12135
Alat pemurni metan ( methane purifier) ditujukan bagi upaya menaikkan perfomance, atau efisiensi panas biogas, agar berkualitas bagi penggunaannya sebagai bahan bakar pembangkitan listrik ( generator set), pengganti bensin premium yang makin mahal dan kepentingan menjadi sumber energi menjalankan perangkat elektrik seperti lampu Biogas, Rice Cooker biogas maupun perangkat elektronik lainnya. Pemurni metan ini terbuat dari tabung logam stainless, diameter 12 inch dengan tinggi 135 cm, berisi kantong pellet penyerap (absorbers) CO2, H2Sdan H2O untuk memurnikan gas metan. Pellet penyerap terbuat dari campuran aneka mineral tambang dengan basa kuat NaOH), yang dapat diganti (refill) per 2 (dua) bulan pemakaian. Alat pemurni metan ini berkemampuan menahan tekanan gas hingga 10,5 bar, memiliki masa ekonomis lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Pemurni metan (methane purifier) ini mampu menaikan efisiensi kalori, memperbesar manfaat dan meningkatkan kualitas biogas hasil pembangkitan biogas dari reaktor atau bak cerna (digester) dengan output 4 hingga 8 m3 gas per hari, serta mampu mengalirkan biogas bertekanan (dengan kompresor) serta menaikan komposisi metan hingga 20 %, dan bersaman dengan itu menurunkan kandungan CO2, H2O dan H2S.

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]

Aktivator Pembangkit Biogas Green Phoskko® [ GP-7]
Green Phoskko® (GP-7) Activator pembangkit gas metana (@ 250 gr/ Pack) sebagai pengurai secara fermentatif sampah dan limbah organik dalam digester kedap udara (tanpa oksigen) terbuat dari konsorsium mikroba anaerobik. Dalam lingkungan mikro yang sesuai dengan kebutuhan bakteri ini (kedap udara, material memiliki pH >6, kelembaban 60 %, dan temperatur > 30 derajat Celcius dan C/N ratio tertentu) akan mengurai atau mendekomposisi semua sampah dan bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan, feces tinja, kotoran hewan dan lain-lainnya) dengan cepat, hanya 5 hari. Kemasan Green Phoskko® (GP-7) dengan bentuk serbuk kering ini adalah Pack [@ 250 gr] kualitas karton duplex @ 250 gram kemudian dimasukan kedalam karton per 20 pack, total berat setara 5 kg+)

Genset Biogas BG 5000 W

Genset Biogas BG 5000 W
Generator (Genset) Bio Elektrik BG 5000 W berbahan bakar gas metan ini merupakan kelengkapan ( compatible) bagi digester type BG 7000L dalam mengolah sampah dan biomassa (aneka bahan organik) guna merobahnya menjadi energi listrik. Genset modifikasi ini menyediakan listrik dengan daya hingga 5000 watt. Pilihan penggunaan gas metan sebagai bahan bakar bagi pembangkitan tenaga listrik dari Genset Bio Elektrik, disamping secara konvensional sebagai bahan bakar menyalakan kompor juga mendukung usaha kecil UKM dan maupun perumahan dalam mendapatkan daya listrik secara murah. Penimbul sampah organik (tinja/feces, sisa masakan, sisa makanan/food waste, kotoran ternak sapi maupun ayam) serta biomassa lain ( gulma kebun, gulma air) pada rataan 3 m3/ hari akan sesuai bagi genset Bio Elektrik BG 5000 W ini.

Video Masalah Sampah

Loading...

Mesin Olah Sampah RKM-1000L

Mesin Olah Sampah RKM-1000L
Komposter Biophosko® RKM-1000L ini berdimensi PLT ( Tinggi= 190 cm, lebar = 155 cm, panjang= 290 cm) terbuat dari bahan fiber resin murni, ketebalan 3 mm, dan peralatan aerasi lainnya. Alat Mesin Rotary Kiln komposter sampah ini akan merupakan solusi tepat untuk penanganan sampah suatu komunitas -yang sebagian besar menghasilkan sampah organik

Aktivator Dekomposer Sampah

Aktivator Dekomposer Sampah
Green Phoskko® Activator Kompos (Phoskko A) [per pack, 250 gr] adalah konsorsium mikroba unggulan (bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp, bakteri aktinomycetes, ragi, dan jamur) pengurai bahan organik (limbah kota, pertanian, peternakan dan lain-lainnya). Bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi sampah organik, menghilangkan bau busuk dan menekan pertumbuhan mikroba merugikan (patogen).

Pupuk Kompos Cair (PKC) Hasil Olah Sampah Organik

Pupuk Kompos Cair (PKC) Hasil Olah Sampah Organik
Pupuk Kompos Cair (PKC) Gramafert® Pupuk Kompos Cair (PKC) Gramafert adalah cairan yang dihasilkan dalam proses pengomposan ( dekomposisi ) secara aerob ( aerasi maksimal )

Video Teknologi Pengolahan Sampah

Loading...